Pelaksanaan Imunisasi Massal Difteri Kabupaten Lampung Utara

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Drs. Samsir, M.M., menghadiri sekaligus membuka acara Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri Kabupaten Lampung Utara, di TK Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lampung Utara. Selasa (06/02/2018).

Turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Lampung Utara, Hj. Endah Kartika Prajawati Agung, S.STP.,M.H., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung diwakili oleh Kepala Bidang P2P, dr. Anita Andriani, para Dokter dan Para Medis, Camat Kotabumi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara, dr. Hj. Maya Metisa, M.Kes., melaporkan program pelaksanaan ORI Difteri di Kabupaten Lampung Utara Tahun 2018 bertujuan untuk pencegahan terhadap penyakit Difteri di Kabupaten Lampung Utara dengan sasaran adalah anak usia 1-< 19 tahun. Penyakit Difteri ini merupakan penyakit infeksi yang ditandai dengan adanya peradangan pada tempat infeksi, terutama pada selaput bagian dalam saluran pernafasan bagian ats, hidung dan juga kulit, adanya selaput putih keabuan yang tidak mudah lepas dan mudah berdarah serta bengkak pada area leher dan nyeri saat menelan.

“Penyakit ini sangat mudah menular dan berbahaya karena dapat menyebabkan kematian pada penderita.” Pungkas Kepala Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah mengatakan bahwa pembangunan kesehatan merupakan unsur dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia dan merupakan salah satu prioritas pembangunan dan menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. pembangunan kesehatan menjadi modal utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Berbicara tentang penyakit Difteri, Sekda menjelaskan penanggulangan dan pemberantasan penyakit Difteri menjadi sangat penting untuk dilakukan bersama, karena jika diabaikan dapat mengganggu kesehatan. Untuk itu, ORI Difteri dicanangkan dan dilaksanakan di Kabupaten Lampung Utara, sebagai upaya bersama dalam mencegah terjadinya penyakit Difteri.

“Difteri banyak dialami oleh anak-anak, bukan berarti orang dewasa secara otomatis bebas Difteri sebagaimana pada anak, vaksinasi Difteri juga perlu diberikan untuk orang-orang dewasa guna mencegah penyebaran penyakit Difteri.” Ucap Sekda.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Sekda mengajak kepada masyarakat yang hadir agar antusias dalam menanggapi ORI Difteri ini dan selalu menjaga kesehatan.

“Mari kita bersama-sama mendukung upaya pencegahan penyakit Difteri ini, dengan turut mendorong dan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya pemberian imunisasi.” Pungkas Sekda.